Tujuan dan Ruang Lingkup

Tujuan (Aim) Triangulasi: Jurnal Pendidikan Kebahasaan, Kesastraan, dan Pembelajaran adalah jurnal ilmiah sejawat (peer-reviewed) yang didedikasikan untuk memajukan penelitian, teori, dan praktik dalam ranah pendidikan bahasa, linguistik, dan kajian sastra. Jurnal ini menyediakan forum ilmiah bagi para peneliti, pendidik, dosen, dan praktisi untuk mendiseminasikan penelitian orisinal yang mengembangkan pemahaman dan praktik dalam pengajaran, pembelajaran, pedagogi, kurikulum, inovasi pendidikan, serta perkembangan ilmu kebahasaan dan kesastraan.

Triangulasi bertujuan untuk mendorong penelitian yang menjawab tantangan kontemporer dalam pendidikan bahasa dan berkontribusi pada praktik pendidikan berbasis bukti (evidence-based practice). Jurnal ini secara khusus menyambut baik studi yang mengembangkan, menguji, atau mengevaluasi pendekatan inovatif dalam belajar mengajar, pemanfaatan teknologi digital, kajian linguistik terapan, analisis wacana, serta eksplorasi sastra dan budaya.

Ruang Lingkup (Scope) Triangulasi berfokus pada penelitian di bidang pendidikan bahasa, kebahasaan, dan kesastraan. Jurnal ini menerima studi empiris, teoretis, dan pengembangan yang memberikan kontribusi yang jelas dan substantif terhadap teori, praktik, maupun kebijakan yang relevan.

Area fokus jurnal ini meliputi, namun tidak terbatas pada:

  1. Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa dan Sastra Proses belajar mengajar, praktik ruang kelas, pengembangan instrumen asesmen, hasil belajar, pembelajaran bermakna, dan pendekatan inovatif dalam pendidikan bahasa di berbagai jenjang pendidikan.

  2. Pedagogi dan Kurikulum Inovatif Pembelajaran koperatif, inkuiri kontekstual, diferensiasi instruksional, serta pengembangan, implementasi, dan evaluasi kurikulum bahasa dan sastra.

  3. Media, Teknologi Pembelajaran, dan Literasi Digital Inovasi pembelajaran berbasis digital, pemanfaatan aplikasi, multimedia interaktif, permainan edukatif (gamification), serta penggunaan media sosial dan platform digital dalam mendukung keterampilan berbahasa.

  4. Linguistik dan Linguistik Terapan Kajian bahasa dalam konteks penggunaan nyata, yang meliputi pragmatik, sosiolinguistik, analisis wacana kritis, linguistik forensik, analisis kesalahan berbahasa, serta relasi kuasa dalam komunikasi.

  5. Kajian Sastra, Semiotika, dan Filologi Analisis karya sastra modern dan klasik, pendekatan psikologi sastra, feminisme postkolonial, filologi naskah Nusantara, serta analisis semiotika dan retorika visual pada media cetak maupun digital.

Pendekatan Penelitian (Research Approaches) Triangulasi menerima penelitian kualitatif, kuantitatif, dan metode campuran (mixed-methods), serta penelitian dan pengembangan (R&D/ADDIE/4D), analisis wacana kritis, telaah teks/dokumen, studi filologis, dan tinjauan literatur sistematis, dengan ketentuan bahwa penelitian tersebut memberikan kontribusi yang jelas dan substantif terhadap bidang pendidikan bahasa, linguistik, atau kesastraan.

Batasan Ruang Lingkup (Scope Boundaries) Fokus utama Triangulasi adalah kajian kebahasaan, kesastraan, dan pembelajarannya. Naskah yang utamanya berkaitan dengan pendidikan umum, sains, atau bidang keilmuan lain tanpa adanya hubungan yang jelas dan substantif dengan kajian bahasa, sastra, atau praktik pembelajarannya biasanya dianggap berada di luar ruang lingkup jurnal ini.

Studi yang berfokus murni pada linguistik teoretis atau sastra murni tanpa menautkan konteks sosial, budaya, wacana, atau implikasinya terhadap ranah edukasi akan dievaluasi lebih lanjut untuk memastikan kesesuaiannya dengan visi utama jurnal ini.

Format dua bahasa ini akan sangat membantu visibilitas internasional jurnal Triangulasi (terutama untuk proses Scopus atau DOAJ nantinya) sekaligus tetap ramah bagi penulis domestik.