TINDAK MENGANCAM MUKA PADA SINIAR MATA NAJWA EDISI PILKADA JAKARTA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMP

Authors

  • Fadila Siwi Prihantari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Odien Rosidin Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Dodi Firmansyah Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Keywords:

Tindak Mengancam Muka , Kesantunan Berbahasa , Pragmatik, Siniar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tindak mengancam muka (Face Threatening Acts), strategi kesantunan, dan parameter pragmatik dalam siniar Mata Najwa edisi Pilkada Jakarta serta implikasinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa tuturan yang mengandung tindak mengancam muka yang  dikumpulkan melalui metode simak dan teknik catat, kemudian dianalisis menggunakan teknik pilah unsur penentu (PUP) dan komponen tutur SPEAKING. Hasil penelitian menunjukkan adanya tindak mengancam muka positif dan negatif dengan strategi kesantunan berupa on record, kesantunan positif, kesantunan negatif, dan off record. Penggunaan strategi tersebut dipengaruhi oleh jarak
sosial, kekuasaan, dan tingkat pembebanan tuturan. Hasil penelitian ini relevan dengan pembelajaran teks argumentasi di SMP, khususnya dalam melatih peserta didik menyampaikan pendapat secara santun.

References

Brown, P., & Levinson, S. C. (1987). Politeness: Some Universals in Language Usage. Cambridge University Press.

Djajasudarma, F. (2010). Metode Linguistik: Ancangan Metode Penelitian dan Kajian. Refika Aditama.

Fadly, A. (2022). Realisasi Tindak Pengancam Muka (Face-Threatening Act) pada Deklarasi Kemenangan Pilpres 2019 Berdasarkan Hasil Hitung Cepat Lembaga Survei. Paramasastra: Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra Dan Pembelajarannya, 9, 184–193. http://journal.unesa.ac.id/index.php/paramasastra

Fahrani, Razak, N. K., & Ratnawati. (2025). Penggunaan Metafora dan Makna dalam Diskursus Politik pada Media Sosial (Kajian Pragmatik). DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 5(2), 967–982. https://dmi-journals.org/deiktis/index

Jamal. (2021). Tindak Pengancaman dan Penyelamatan Muka dalam komunikasi Virtual di Grup Whatsapp “WI Teknis BDK Surabaya.” Jurnal Widyaiswara Indonesia, 2(1), 31–44.

Mahsun. (2017). Metode Penelitian Bahasa: Tahapan, Strategi, Metode, dan Tekniknya (Kedua). Rajawali Pers. www.rajagrafindo.co.id

Medriansyah Putra Kartika, M., Amal, M. I., & Eka Kurnia Syawaliyah Subagio. (2026). Dari Ruang Digital ke Ruang Publik: Representasi Kemarahan Publik dalam Podcast Bocor Alus Politik. Journal of Communication Sciences, 8(2), 139–152.

Mutiara, M., Yusuf, D. A., Fadillah, U., & Jahrir, A. S. (2025). Pengancaman Wajah Positif dan Wajah Negatif dalam Kolom Komentar Postingan Instagram Anies Baswedan: Kajian Pragmatik Brown dan Levinson. Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research, 2.1b, 1805–1816.

Nadar, F. X. (2013). Pragmatik dan Penelitian Pragmatik. Graha Ilmu.

Sudaryanto. (2015). Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa: Pengantar Penelitian Wahana Kebudayaan secara Linguistik. Sanata Dharma Uniersity Press.

Downloads

Published

31-05-2026

How to Cite

Prihantari, F. S., Rosidin, O. ., & Firmansyah, D. . (2026). TINDAK MENGANCAM MUKA PADA SINIAR MATA NAJWA EDISI PILKADA JAKARTA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMP. Triangulasi: Jurnal Pendidikan Kebahasaan, Kesastraan, Dan Pembelajaran, 6(1), 78—85. Retrieved from https://triangulasi-fkip.unpak.ac.id/index.php/triangulasi/article/view/91